Wanita Ini Buktikan Seberapa Kotor Bra Meski Sudah Dicuci

Wanita Ini Buktikan Seberapa Kotor Bra Meski Sudah Dicuci

Bintang bola - Baru-baru ini, seorang wanita melakukan percobaan yang memperlihatkan seberapa kotor bra miliknya. Padahal, ia baru saja mencucinya.

Wanita itu memposting di grup Facebook Mums Who Clean. Ia berbagi foto air cokelat kotor yang terbentuk akibat merendam bra-nya.

Wanita itu mengatakan menaruh enam bra ke dalam bak langsung setelah dikeluarkan dari mesin cuci, yang mengisyaratkan betapa banyak kotoran yang tidak bisa dibersihkan oleh pencucian biasa.

Dia menambahkan deterjen, membiarkan bra terendam selama satu setengah jam, dan kembali untuk menemukan airnya berubah menjadi cokelat keruh. "Saya melakukan rendaman pada 6 bra saya ... ewwwww," tulisnya pada keterangan foto.


BINTANGBOLA - Website Agen Bola Terbaik dan Terpercaya di Indonesia
SBOBET | IBCBET | Togel Online (Klik4D) | Casino Online
Tangkasnet | Nova Poker




Meski terlihat sangat kotor, tidak ada bukti bahwa kotoran yang menempel pada bra akan membahayakan Anda. Jika kulit tidak iritasi, maka tidak ada yang perlu dikhawatirkan.
Bra kotor. (Facebook/Mums Who Clean)
Tetapi jika Anda ingin merasa bersih dan tidak suka mengenakan pakaian dalam yang sebenarnya kotor, ini adalah pengingat yang berguna untuk mencuci bra sedikit lebih sering.

Itu juga akan membantu mencegah bau yang menempel di ketiak dan keringat di bawah perut sepanjang hari. Seorang ahli, menyarankan untuk mencuci bra setiap habis pakai.

Tapi jika hal tersebut tidak memungkinkan, mencuci bra setiap dua atau tiga kali pakai juga tidak masalah.


Posted bBintangbola
Kami ada karena Anda

 

BintangBola | NovaPoker
BBM : D61870BD
WhapApp : +855-81-287-168
WeChat : BINTANGBOLA

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bintangbola - Manisnya Potret SBY Kecup Kening AHY di Hari Ayah Nasional

Bintangbola - Potret Bambang Soesatyo Bersama 5 Bidadarinya yang Jarang Terekspos

Bintangbola - Tampil di New York Fashion Week, Fashion China Jadi Trendsetter Mode Dunia